Perbedaan Trading dan Investing

idn – Kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan trading dan investing. Trading ataupun investing adalah hal yang kerap kali terjadi di dunia ekonomi. Untung dan rugi pun terkadang bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja.

Jika kita mengambil analogi 2 orang pelari di sebuah pertandingan maraton. Pelari pertama, konsisten dengan tingkat kecepatan yang sama. Sedangkan pelari yang ke dua, terkadang ia lari dengan sangat cepat. Namun tidak jarang pelari tersebut malah berlari mundur ke belakang.

Sama seperti 2 orang pelari di atas, trading dan investing memiliki satu tujuan finish line yang sama. Yaitu, menghasilkan keuntungan.

Perbedaan trading dan investing yang paling nampak ialah soal waktu dan fokusnya. Mana yang lebih baik? Kemudian yang mana akan menghasilkan untung yang cukup besar? Tergantung.

Setiap memiliki tujuan keuangan dan style yang berbeda-beda. Silahkan pakai yang paling cocok dengan karakter yang kita miliki. Untuk mengetahuinya, maka kita perlu mengenal lebih dekat dengan trading dan investing.

 

Perbedaan Trading dan Investing

Trading

  • Transaksi jangka pendek

Seorang trader harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan beli dan jual untuk menghasilkan keuntungan maksimal. Lebih dikenal dengan istilah buy low, sell higher, do all over again.

Karena melakukan transaksi dalam waktu yang singkat, maka trader harus masuk ke saham yang likuiditasnya tinggi.

 

  • Analisa teknikal

Biasanya hanya mementingkan keuntungan dalam jangka pendek dan tidak terlalu peduli dengan jangka panjang. Dalam kasus ini, trader lebih sering menggunakan analisa teknikal dalam transaksinya. Tidak banyak yang menggunakan analisa fundamental.

 

  • Naik turun harga

Trading selalu memanfaatkan naik turunnya market di dalam jangka waktu yang pendek untuk mengambil keuntungan yang lebih kecil, namun lebih sering.

 

  • Menghabiskan waktu

Trading memili kesempatan return yang lebih tinggi dari pada investing. Namun, yang perlu kita tahu bahwa trader akan menghabiskan banyak waktu untuk memantau monitor pergerakan harga.

 

Investing

  • Kesabaran

Melakukan investasi perlu kesabaran ekstra. Trategi yang kita pakai dalam investing adalah menumbuhkan kekayaan dalam jangka waktu panjang. Contoh yang paling nyata ialah Warren Buffet, dirinya baru mengumpulkan 99,7% dari kekayaannya pada usia 52 tahun.

 

  • Dividend

Ini merupakan salah satu keuntungan investing di saham. Dividend merupakan pembagian untung  perusahaan kepada pemegang saham, berdasarkan jumlah saham yang dimiliki.

 

  • Analisa fundamental

Fokus dari investing adalah analisis fundamental. Seorang investor harus bisa menganalisa prospek masa depan dari sebuah perusahaan, tentu saja ini untuk perkembangan jangka panjang.

 

  • Buy and hold

Secara umum investasi adalah cara mencari keuntungan yang besar dengan jangka waktu yang panjang. Strategi yang biasa digunakan ialah buy and hold.

 

Secara keseluruhan tidak ada metode yang lebih baik atau lebih buruk. Semua kembali kepada diri kita, apakah kita lebih cocok menjadi trader atau investor? Keputusan ada di tangan kamu.

 

Sumber: Felicia Putri Tjiasaka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *