Lamborghini Kehabisan Mobil Untuk Dijual

Lamborghini

idn – Produsen mobil mewah, Lamborghini mengalami lonjakan permintaan di tengah krisis global sehingga mengakibatkan inden hingga 18 bulan menurut pernyataan CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann.

Menurut laporan perusahaan, sebelumnya inden mobil Lamborghini terjadi selama 12 bulan karena kendala supply chain. Namun, permintaan besar baru-baru ini terlihat setelah jadwal produksi 2023 diinformasikan ke pembeli.

Penjualan telah meningkat biarpun inflasi tinggi sehingga Lamborghini akan menyesuaikan harga kendaraannya. Khususnya, perusahaan telah mempertahankan kenaikan harga di bawah tingkat inflasi, tetapi kenaikan suku bunga memicu perubahan kebijakan perusahaan.

Sebelumnya, penjualan Lamborghini juga tercatat mengalami lonjakan selama periode pasar bullish crypto tahun 2021. Banyak investor crypto sering menjadikan mobil mewah ini sebagai salah satu simbol pencapaian menjadi kaya dari crypto.

COO AutoCoinCars, Luke Willmott mencatat pembelian mobil mewah menggunakan crypto telah meningkatkan penjualannya menjadi $12 juta pada tahun 2021, di mana tingkat pertumbuhan juga masih stabil.

Bahkan, ketika pasar crypto ambruk dan kondisi makro ekonomi memburuk, mobil Lamborghini pun masih tidak kehilangannya nilainya. Finbold melaporkan pemilik Lambo telah mempertahankan nilainya lebih baik daripada crypto sejak November 2021.

Di sisi lain, Lamborghini mencatat laba 6 bulanan tertinggi yang pernah ada meskipun ada ketidakpastian ekonomi. Dalam semester 1 2022, pengiriman global Lamborghini melonjak menjadi 5.090, tumbuh sebanyak 4,9%.

Selain itu, laba operasi perusahaan melonjak 70% menjadi €425 juta sementara penjualan tumbuh 31% menjadi €1,33 miliar.

Lonjakan permintaan dan penjualan dikaitkan dengan pengenalan lini kendaraan baru. Khususnya, model SUV URUS menyumbang 61% dari penjualan, dengan Amerika Serikat tetap menjadi pasar nomor satu perusahaan.

Artikel yang Direkomendasikan