Investor Solana Menggugat Terkait Dugaan Penipuan

investor solana

idn – Investor Solana yang dipimpin oleh Mark Young telah melakukan gugatan class action terhadap Solana dan beberapa entitas lainnya terkait dugaan membuat pernyataan yang menyesatkan dan mengambil untung dari penjualan saham yang tidak terdaftar kepada pelanggannya.

Gugatan yang diajukan ke pengadilan California, Amerika Serikat (AS) ini secara khusus menggugat Solana Labs, Solana Foundation, CEO Solana, Anatoly Yakovenko, perusahaan investasi crypto Multicoin Capital dan salah satu pendirinya Kyle Samani, serta platform perdagangan FalconX.

Mark menuduh tergugat mendapatkan keuntungan besar dari penjualan ICO Solana di tahun 2020 yang tidak sesuai dengan aturan di AS.

Selain itu, dokumen juga menjelaskan orang dalam Solana diduga menyesatkan investor terkait pasokan dan sifat terdesentralisasi Solana. Mark menuduh mereka memegang 48% pasokan Solana.

Dengan banyaknya pasokan yang dipegang orang dalam Solana, Mark menjelaskan tergugat juga menggelontorkan dana cukup besar untuk mempromosikan SOL di AS sejak April 2020, di mana hal itu membuat harga SOL melonjak hingga $258 dengan marcap $77 miliar pada November 2021.

Mark menyebut upaya itu telah membuat Solana yang sebelumnya adalah aset crypto tidak jelas menjadi crypto kelas atas. Hal ini tidak sesuai kenyataan di mana jaringan Solana sering bermasalah dalam beberapa bulan belakangan.

Di sisi lain, Multicoin Capital juga diduga memegang banyak koin SOL dan mendapat untung dari melepas jutaan token SOL ke investor ritel, sambil menggunakan perdagangan over-the-counter (OTC) seperti FalconX sebagai broker.

Adanya gugatan tersebut terlihat tidak terlalu berdampak pada harga Solana. Per 8 Juli 2022, SOL diperdagangkan di harga $38 dengan mengalami peningkatan sebesar 11% dalam 7 hari terakhir. Namun, peningkatan ini terjadi dikala pasar crypto secara menyeluruh juga sedang meningkat.

Artikel yang Direkomendasikan